BENTENGI PELAJAR DARI RADIKALISME, DIKPORA NTB DAN DENSUS 88 GELAR SOSIALISASI LITERASI DIGITAL DI SMAN 1 TANJUNG

Jumat, 23 Oktober 2026

Editor : Tim Media SMAN 1 Tanjung

 


Tanjung— Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman paham radikal di dunia maya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan Tim Pencegahan Satgas Wilayah NTB Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggelar kegiatan sosialisasi bijak bermedia sosial pada Jumat, 23 Oktober 2026.

 

Kegiatan bertema pencegahan terorisme dan penguatan karakter ini berlangsung semarak di Auditorium SMAN 1 Tanjung. Seluruh siswa kelas X SMAN 1 Tanjung tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dirancang interaktif tersebut.




 

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala SMAN 1 Tanjung beserta jajaran guru, Kepala Bidang Kepemudaan Dikpora NTB H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., Ketua Tim (Katim) Cegah Densus 88 AT Polri Satgaswil NTB IPDA Hariadi bersama tim, serta perwakilan pemuda berprestasi yaitu Putri Remaja Indonesia NTB 2026 dan Duta Pariwisata Kabupaten Lombok Utara (KLU).

 

Sosialisasi ini digelar sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme di lingkungan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, memperkuat kewaspadaan siswa terhadap penyebaran konten radikal di media sosial, serta mengokohkan karakter siswa berbasis nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.


 

Dalam sambutannya, Kabid Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan dini agar proses belajar-mengajar di sekolah tidak terganggu oleh pengaruh destruktif.


"Pendidikan karakter dan pencegahan dini adalah kunci. Kita ingin memastikan proses belajar di sekolah berjalan aman tanpa gangguan paham-paham yang merusak. Kami juga mendorong para siswa untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengasah minat dan bakat positif di luar kelas," ujar Tarmidzi.

 


Sementara itu, IPDA Hariadi dari Densus 88 Anti Teror memaparkan strategi bermedia sosial yang aman. Ia mengimbau para pelajar agar selalu kritis dalam memilah informasi serta bijak menggunakan jejaring sosial demi menghindari paparan propaganda radikal.


 


Kehadiran Putri Remaja Indonesia NTB 2026 dan Duta Pariwisata KLU memberikan warna tersendiri. Figur muda ini hadir sebagai role model nyata bagi para siswa, menginspirasi mereka untuk mengeksplorasi potensi diri, mengasah talenta, serta berkiprah aktif dalam kegiatan kepemudaan yang positif.

 

Melalui kolaborasi strategis ini, SMAN 1 Tanjung dan Dikpora NTB berharap dapat terus memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan berkarakter Pancasila.

 












Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENILAIAN AKHIR SEMESTER BERBASIS TEKNOLOGI INFORMATIKA (PASTI) SMA NEGERI 1 TANJUNG TP. 2025/2026